Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Muhasabah



Rangkap sudah cawu terlewat
Apa yg kudapat
Tiada apa Hampa di tangan
Tentang makna perjalanan
Yg semakin kian buyar
Takut akan kehilangan
Semua apa yg telah terpancang
Dalam kung kungan akal

Terenung
Terbesit sejenak akan masa silam
Perburuan
Dalam relung Sindiran nan dukanan
Satu dari Penajam rasa
Sebagai pengingat tabir kehidupan
Seakan seditik tak dirasa
Hingga takdir pun lagi berkata

Hijrah tak terduga
Beriring suka duka mendalam
Sedalam jurang kenistapaan
Menuntut hal lain
Dalam khazanah perburuan
Hakikat tabir kehidupan
Hendaknya dikata
Tuk satu penajam rasa
Tapi malah penglindur asa
Yg tak jelas maujudnya

Hinggalah kini
Apalah yg kudapat
Tiada apa Hampa di tangan
Tentang hasil buruan
Ingin dirasa taring sang raja
Tapi didapat hanya liur semata
Takut sudah lagi
Semua apa yg telah terpancang
Dalam kung kungan akal
Tak ingin terulang kembali
Kekhilafan yang kesekian kali

Masih saja terenung nan terbesit
Hingga rangkaplah sudah cawu terlewat



(Weha, 31/3/2017)

Post a Comment for "Muhasabah"